UAS EKONOMI MENEJERIAL 2023 (Dosen: Hj.I.G.A.Aju Nitya Dharmani, SST,SE,MM)
UAS EKONOMI MENEJERIAL
Dosen
: Hj.I.G.A.Aju Nitya Dharmani, SST,SE,MM
Nama
: Indah Dwi Arisanti
NIM : 01222031
Prodi
: Manajemen
Kelas : C
1. Perusahaan
penghasil makanan ringan yang menjual hasil produknya di Denpasar
perusahaan tsb, menghadapi fungsi sbb:
Q1
= 120 -10P1
Q2
= 120 - 10P2
Dimana
fungsi TC = 90 + 2(Q1 + Q2) ditanya:
a.
Berapa jumlah Q yang dijual di masing -
masing pasar
Q1 = 120
– 10P1 à P1 = 12 –
0,1Q1
Q2 = 120
– 20P2 à P2 = 6
0,05Q2
TR = P
x Q
TR1 = P1 x Q1 TR2 =P2 x Q2
= (12 – 0,01Q1)x(Q1) = (6 – 0,05Q2)x(Q2)
= 12Q1 – 0,01Q12
= 6Q2
– 0,05Q22
TC = 90
+ 2 (Q1 + Q2)
π = TR1
+ TR2 – TC
= (12Q1 – 0,1Q12)
+ (6Q2 – 0,05Q22) – (90 +2(Q1+ Q2))
= 12Q1 – 0,1Q12 + 6Q2
– 0,05Q22 – 90 +2Q1 + 2Q2
dπ /
dQ1 = 12 – 0,2Q1 – 2 = 0
0,2Q1 = 12 – 2
Q1
= 50
dπ /
dQ2 = 6 – 0,1Q2 – 2 = 0
0,1Q2 = 6 – 2
Q2
= 40
\ Perusahaan menjual Q1 = 50 dan Q2 = 40
b.
Pada harga berapa agar keuntungan dan
pendapatan maksimal jika menetapkan diskriminasi harga tingkat 3.
P1
= 12 – 0,1Q1 => Q1
= 50 P2 = 6 – 0,05Q2 => Q2 = 40
= 12 - 0,1(50) = 6 – 0,05(40)
= 12 – 5 = 6 – 2
P1 = 7 P2
= 4
π =
12Q1-0,1Q12 + 6Q2 – 0,05Q22
– 90 -2Q1 - 2Q2
=
12(50) - 0,1(50)2 + 6(40) - 0,05(40)2 - 90- 2(50) - 2(40)
= 600 – 250 + 240 – 80 – 90 – 100 –
80
= 240
Perusahaan
menjual pada harga P1 = 7 dan P2 = 4, dengan keuntungan = 240
c.
Berapakah TR dan berapa keuntungannya
Q = Q1
+ Q2 TR = P x Q
Q = 120 –
10P+120-20P = (8 – 0,0333Q) (Q)
Q = 240 –
30P = 8Q – 0,0333Q2
P = 8 –
0,0333Q
Π = TR –
TC dπ/dQ
= 6 – 0,667Q
= (8Q – 0,0333Q2) – (90 + 2Q) Q = 6 / 0,0667
= 8Q – 0,0333Q2 - 90 - 2Q Q = 89,96 = 90
dπ/dQ = - 0,0667 <
0 à Max
Qmax pada saat Q = 90
d.
Jika tidak menetapkan diskriminasi harga,
berapa beda pendapatan dan keuntungannya
P = 8 – 0,0333Q π = 8Q –
0,0333Q2 - 90 - 2Q
= 8 – 0,0333(90) = 8(90) – 0,0333(90)2 – 90 – 2(90)
= 8 – 2,9 =
720 – 269,73 – 90 – 180
= 5 =
180
Perbedaan pendapatan dan keuntungannya
adalah dari P = 7 dan π = 240 menjadi P = 5 dan π = 180
2. Jika
fungsi TC menjadi TC = 20 + 4(Q1 + Q2), hitunglah a sd d
pada soal nomor 1
a.
Berapa jumlah Q yang dijual di masing - masing pasar
π = TR1 + TR2 + TC
= (12Q1 – 0,1Q12) + (6Q2 – 0,05Q22)
– (20 + 4(Q1+Q2))
= 12Q1-0,1Q12 + 6Q2 – 0,05Q22 – 20 -
4Q1 - 4Q2
dπ/dQ1 = 12-0,2Q1-4 dπ/dQ2 = 6-0,1Q2-4
0,2Q1 = 12-4 0,1Q2 = 6-4
Q1 = 8 / 0,2 Q2
= 2 / 0,1
Q1 = 40 Q2
= 20
\ Perusahaan
menjual pada Q1 = 40 dan Q2 = 20
b.
Pada harga berapa agar keuntungan dan
pendapatan maksimum, jika menetapkan diskriminasi harga tingkat 3?
P1 = 12
– 0,1Q1 Q1 = 40
= 12
– 0,1(40)
= 12
– 4
P1
= 8
P2
= 6
– 0,05Q2 Q2
= 20
= 6 – 0,05(20)
= 6 – 1
P2
= 5
∏ =
12Q1 – 0,1Q12 + 6Q2 – 0,05Q22
– 20 – 2Q1 – 2Q2
= 12(40) – 0,1(40)2 + 6(20) –
0,05(20)2 – 20 – 2(40) – 2(20)
= 480 – 160 + 120 – 20 – 20 – 160 –
80
∏ = 160
\ Perusahaan menjual pada
harga pasar P1 = 8 dan P2 = 5 Keuntungan 160
c.
Jika tidak terjadi diskriminasi harga
∏ = TR
– TC
= 8Q – 0,033Q2 – (20 + 4Q)
= 8Q – 0,033Q2 – 20 – 4Q
dΠ/dQ = 8 – 0,0667Q – 4
0,0667Q = 4
P
= 60
d2Π/dQ = - 0,0667 < 0 max
Qmax pada saat Q = 60
d.
Jika tidak menetapkan diskriminasi harga,
berapa beda pendapatan dan keuntungannya
P = 8
– 0,0333Q
= 8
– 0,0333(60)
= 8
– 1,998
P = 6
Π = 8Q – 0,0335Q2 – 20 – 4Q
= 8(60) – 0,0333(60)2 – 20 – 4(60)
= 480 – 119,88 – 20 – 240
= 100
\Perbedaan
pendapatan dan keuntungannya adalah dari P = 8 dan π = 160
menjadi
P = 6 dan π = 100
3. Diketahui:
|
PROYEK A |
PROYEK B |
||
|
Probabilitas |
Arus Kas |
Probabilitas |
Arus Kas |
|
0,30 |
4.000 |
0,30 |
3.000 |
|
0,40 |
5.000 |
0,40 |
5.000 |
|
0,30 |
6.000 |
0,30 |
7.000 |
Ditanya :
a.
Hitunglah Standar Deviasi dari kedua proyek
tsb.
Proyek
A
|
xᵢ |
fᵢ |
fᵢ
. Xᵢ |
x̄ |
xᵢ - x̄ |
( xᵢ - x̄ )² |
fᵢ( xᵢ - x̄ )² |
|
4.000 |
0,30 |
1.200 |
5.000 |
-1.000 |
1.000.000 |
300.000 |
|
5.000 |
0,40 |
2.000 |
5.000
|
0 |
0 |
0 |
|
6.000 |
0,30 |
1.800 |
5.000 |
1.000 |
1.000.000 |
300.000 |
|
Total |
1,00 |
5.000 |
|
|
|
600.000 |
Standar
Deviasi = √600.000 / 1
= √600.000
= 774,6
|
xᵢ |
fᵢ |
fᵢ
. Xᵢ |
x̄ |
xᵢ - x̄ |
( xᵢ - x̄ )² |
fᵢ( xᵢ - x̄ )² |
|
3.000 |
0,30 |
900 |
5.000 |
-2.000 |
4.000.000 |
1.200.000 |
|
5.000 |
0,40 |
2.000 |
5.000
|
0 |
0 |
0 |
|
7.000 |
0,30 |
2.100 |
5.000 |
1.2000 |
4.000.000 |
1.200.000 |
|
Total |
1,00 |
5.000 |
|
|
|
600.000 |
Standar
Deviasi = √2.400.000 / 1
= √2.400.000
= 774,61549,2
b.
Proyek mana yang akan diambil
Dapat disimpulkan
bahwa dari kedua proyek tersebut, proyek B lebih beresiko dibandingkan proyek
A, maka dipilih proyek A
4. Sebuah
perusahaan sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi dengan biaya Rp1.000.000,-.
Selama investasi diperkirakan tingkat pengembalian adalah 700.000 selama 4
tahun. Jika tingkat diskon yang disesuaikan sebesar 15%.
Diketahui:
Arus Kas = 700.000
Investasi = 1.000.000
Diskon (r) = 10%
Waktu (t) = 4
Tahun
a. Apa
yang harus diputuskan oleh perusahaan tersebut (hitung NPV)
NPV = Arus Kas / (1+i)t
– Investasi Awal
= 700.000 / (1+0,15)4 – 1.000.000
= 700.000 (2,855) – 1.000.000
= 1.998.500 – 1.000.000
= 998.500
b. Jika
perusahaan menganggap nilai yang sepadan adalah Rp. 500.000 untuk tingkat
pengembalian yang berisiko Rp. 100.000. Berapakah nilai bersih dari proyek
tersebut
a = 500.000 / 700.000 = 0,7
NPV = (0,7) 700.000 / (1+0,15)4 – 1.000.000
= 490.000 (2,855) – 1.000.000
= 1.398.950 – 1.000.000
= 398.950
5. Hitunglah
IRR dari soal no 3
NPV = 700.000 / (1 + 0,25)4
– 1.000.000
= 700.000 (2,4414) – 1.000.000
= 1.708.980 – 1.000.000
= 708.980
IRR = P1 – C1 (P2 – P1 / C2 –
C1) => P = Diskon rate c = NPV
= 15 – 998.500 (10 / - 289.500)
= 15 + 34,49
=
49,49%
6. Fungsi
permintaan
Q = 100 - P
TC = 70 + 2Q
Hitung
a.
Q Max
TR = P × Q
= (100 – Q) × Q
= 100Q – Q²
dTR- /dq = 100 – 2Q
100-2 = 2Q
98 = 2Q
98/2 =
Q
Qmax = 49
Diperoleh
produk (Q) maksimum adalah 49 unit.
b.
TR Max
TR =
100Q – Q²
=
100(49) – 492
=
4.900 – 2.401
TR =
2.499
c.
Π max.
π = TR-TC
= (100Q – Q²) – (70 + 2Q)
= (100(49) – 49²) –
(70 + 2(49))
= (4.900 – 2.401) –
(70 + 98)
= 2.499 – 168
= 2.331
Keuntungan maksimum (π) adalah 2.331
d.
Q jika Π = 85
π = TR-TC
85 = (100Q – Q²) – (70 + 2Q)
85 = 100Q – Q² – 70 – 2Q
85 +
70 = 100Q – 2Q – Q²
155 = 98Q – Q²
155 = Q(98 – Q)
Q =
155
Dan 155
= 98 – Q
Q =
98 – 155 = -57
Karena laba maksimum diperoleh saat 49
unit, maka saat laba sebesar 85 diperoleh saat Q = -57 unit.
7. Jelaskan tentang Struktur Pasar dan Praktek penentuan harga
Struktur pasar
suatu tempat atau
proses interaksi antarapermintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu
barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan
(harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan. Jadi setiap proses yang
mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati
antara pembeli dan penjual.
Struktur Pasar :
adanya interaksi berupa persaingan dimana penjual dan pembeli
Bentuk-Bentuk
Struktur Pasar Konsumen:
1)
Pasar Persaingan Sempurna
Terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali denganmemproduksi
produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya
adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.
Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :
· Barang
yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain, sehingga para
pembelitidak dapat membedakan produk yang dihasilkan antara produsen A dan
produsen B.
· Penjual
bersifat pengambil harga (price taker),yaitu penjual tidak dapat menentukanatau
merubah harga dikarenakan harga pasar ditentukan oleh interaksi antara
produsendengan pembeli.
· Harga
ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply
· Posisi
tawar konsumen kuat
· Jumlah
penjual dan pembeli banyak
· Sulit
memperoleh keuntungan di atas rata-rata
· Sensitif
terhadap perubahan harga
· Mudah
untuk masuk dan keluar dari pasar,yaitu apabila seorang penjual
mengalamikerugian dapat langsung meninggalkan pasar dan begitu sebaliknya.
· Pembeli
mempunyai pengetahuan yang sempurna tentang keadaan di pasar, artinya bahwa
pembeli mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahanke atas
harga tersebut
Penentuan Harga Dalam Pasar Persaingan Sempurna
Dalam pasar persaingan sempurna, harga sebuah produk
ditentukan pada perpotongan antara kurva permintaan pasar dan kurva penawaran
pasar produk itu. Jika harga pasar suatu produk ditentukan oleh perpotongan
kurva permintaan dan penawaran pasar produk itu, perusahaan dalam persaingan
sempurna merupakan pengambil harga. Artinya, perusahaan tersebutmenerima harga
dari produk tersebut apa adanya dan tidak memiliki kekuatan untukmempengaruhi
harga itu dengan cara mengubah tingkat output dan penjualan produk
2)
Pasar Monopolistik
Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah
produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana
konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang
lain. Contoh produknya adalah seperti makanan ringan(snack), nasi goreng,
pulpen, buku, dan sebagainya.
Sifat-sifat pasar monopolistik :
· Adanya
differensiasi produk (produk yang dijual mungkin sama namun memiliki perbedaan satu
sama lain)
· Mirip
dengan pasar persaingan sempurna
· Brand
yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda
· Produsen
atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga
· Relatif
mudah keluar masuk pasar
· Promosi
penjualan harus aktif
Pada pasar ini harga bukan merupakan pendongkrak jumlah
konsumen, melainkan kemampuan perusahaan menciptakan citra baik dimata konsumen,
sehingga dapat menimbulkan fanatisme terhadap produk.
Penentuan Harga Pasar Monopolistik
Karena perusahan persaingan monopolistik menghasilkan
produk yang terdiferensiasi, kurva permintaan yang dihadapinya memiliki
kemiringan negatif, tetapi karena terdapat banyak produk subtitusi yang dekat
untuk produk itu, kurva permintaanya sangat elastis terhadap perubahan harga.
Elastisitas harga terhadap permintaan semakin tinggi, kalau diferensiasi produk
semakinn sedikit. Seperti halnya dalam monopoli, karena kurva permintaan yang dihadapi
perusahaan memiliki kemiringan negatif dan linear, maka kurva pendapatan marginalnya
berada di bawah kurva permintaan, yang memotong sumbu harga pada titikyang sama
dan memiliki kemiringan absolut 2 kali lipat kurva permintaan. Seperti juga
perusahaan dalam struktur pasar lain yang telah dibahas, tingkat output terbaik
dari perusahaan monopolistik dalam jangka pendek, dicapai ketika pendapatan
marginal samadengan biaya marginal, sepanjang harga melebihi biaya variabel
rata-rata.
3)
Pasar Oligopoli
Suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh
beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang
termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di
Amerika Serikat, dan sebagainya.
Sifat-sifat pasar oligopoli:
· Harga
produk yang dijual relatif sama
· Pembedaan
produk yang unggul merupakan kunci sukses
· Sulit
masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
· Perubahan
harga akan diikuti perusahaan lain
4)
Pasar Monopoli
Terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari
satu produsenatau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan
listrik negara (pln),perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya.
Sifat-sifat pasar monopoli:
· Hanya
terdapat satu penjual atau produsen
· Harga
dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli-
Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup
orangbanyak
· Sangat
sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh
sumberdaya yang sulit didapat
· Hanya
ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
· Tidak
butuh strategi dan promosi untuk sukses
Penentuan Harga Pasar Monopolitik
Karena seorang monopolis adalah penjual tunggal sebuah
produk yang tidak memilikisubtitusi dekat, ia menghadapi kurva permintaan pasar
atas produk itu yang memiliki kemiringan negatif. Ini berarti bahwa seseorang
monopolis dapat menjual lebih banyak unit produknya hanya dengan menurunkan
harga. Karena itu, pendapatan marginalnya lebih kecil dari pada harga produk
dan kurva marginalnya berada dibawah kurva permintaan yangdihadapinnya.
Komentar
Posting Komentar